“Hal paling indah dari mencintai ialah, kita begitu saja mempunyai kekuatan untuk mengalahkan ego.” ~Claudya Leffan. *** Claudya memang selalu bangun lebih awal. Suasana dan atmosfer kamar itu masih sama seperti malam tadi, tanpa sedikit pun sinar matahari yang menghangatkan. Rasanya Claudya tidak bisa menebak sudah jam berapa di luar sana, jika dia tidak terbangun seperti saat ini. Menggeliat perlahan, kulit halus Claudya bergesekan dengan lembut pada selimut bulu angsa yang kini menutupi tubuhnya. Menguap kecil, perempuan itu merasakan kantuk kini sudah benar-benar menghilang. Sepertinya beberapa kaleng bir yang ia ingat ditenggaknya malam tadi cukup membuat tidurnya menjadi benar-benar lelap, hingga dia bahkan tidak menyadari perputaran waktu yang terus bergerak maju. Membuka mata

