Kejadian malam pertama yang memalukan sekaligus menyebalkan. Namun, Zevia berusaha menepis ingatan itu jauh-jauh meski tingkat kejahilan sang Adik tak bisa terkendali. Grena dan Vicknan yang melihat sikap aneh dari Rora kepada sang Kakak membuat rasa penasaran timbul ke permukaan. Suara gesekan sendok dan piring yang awalnya menjadi peramai ruang makan, akhirnya diganti dengan lontaran-lontaran pertanyaan yang membuat saraf Zevia kaku seketika. "Pa, Ma, tadi malem Kak Zev sama Bang Gezra lucu, deh." Grena mengerutkan dahinya. "Kamu ngintip, Ra?" "Ngintip mereka berantem. Ngintip Kak Zev salah masuk kamar juga." Sontak sorot kedua mata orang tuanya teralih ke gadis berkacamata yang bersiap pergi dari ruang makan. "Kalian nggak sekamar tadi malem?" tanya Grena dengan aura menyeramkan

