Elvira segera menarik tangannya dari genggaman Shaka. Jantungnya berdegup kencang mendengar permintaan pria itu. Ia segera mengalihkan pandangan ke arah lain untuk menghindari bersitatap dengan Shaka. "Maaf, Ka ... aku gak bisa," ucapnya pelan. "Kenapa tidak bisa? Beri aku alasan yang jelas," protes Shaka yang tidak ingin menerima penolakan mentah-mentah. Akan tetapi, Elvira tak kunjung menjawab justru diam seribu bahasa. Lidahnya mendadak kelu untuk berucap. Ia sendiri tidak tahu, kenapa menolak permintaan itu. Apakah karena masih memiliki perasaan dengan Bayu atau karena Hera yang masih tidak menyukainya. Yang jelas ia tidak ingin kembali dengan pria itu. "Vir, jawab aku." Shaka menangkup kedua pipi Elvira, memaksa wanita itu untuk menghadap ke arahnya. "Apa alasannya kamu nolak

