75. Personal

2693 Words

Sinta POV. Aku pikir, Rengga itu tidak beneran cemburu karena aku akan bertemu Reno sepupu Nino, karena sepanjang jalan menuju kafe tempat aku janjian dengan Reno, Rengga kembali terlihat tenang. Kami mengobrol hal lain dan dia focus menyetir sampai kami tiba di parkiran kafe. “Ini mesti banget ya kita ketemu sepupu Nino?” tanyanya setelah mematikan mesin mobilnya. “Lah udah sampai sini” jawabku. “Kenapa gak kasih tau yang lain sih kalo elo kenal sepupu Nino?” tanyanya lagi. Aku menghela nafas. “Nanti gue bakalan cerita setelah ketemu Reno” jawabku. Dia menoleh menatapku. “Kenapa gak sejak awal elo cerita kalo kenal sepupu Nino?, kenapa baru sekarang?” tanya Rengga lagi. “Biar Nino gak ngerasa gue awasin” jawabku. Rengga bertahan menatapku lalu memutus tatapan kami. “Semoga bena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD