Sinta POV. Asli aku benci sekali harus merasakan kesedihan saat dua orang yang saling sayang malah saling bergerak menjauh dan dan tanpa sadar saling menyakiti satu sama lain. Yang lain pasti begitu juga, tapi mengapa yang lain tidak melakukan sesuatu pada Nino dan Noni. Aku sudah sering ingatkan kalo ada yang salah dengan sikap menghindar Noni, dan benar saja, ada orang ketiga lain di antara mereka, justru setelah Nino melepaskan orang ketiga sebelumnya. “GUE BENCI ELO SEMUA!!!” jerirku dengan amarah maksimal menatap semua teman temanku setelah Nino pamit pulang dari rumah Karin. Semua diam. “Yang…” tegur Rengga dan aku tepis tangannya. “Elo lihat semua!!, bisa elo semua lihat Nino kaya gitu?, Gue sih SAKIT!!!” jeritku lagi. Semua diam lagi. “ELO MEN!!!” tunjukku pada Omen. Omen b

