Happy Reading all.. * * * Dua hari kemudian.. “Ay, kok di kamar mandi ada shampoo punya cowok?” Tanya Sarah yang baru saja keluar dari kamar mandi. Dengan handuk melilit yang ada di kepalanya. Ayla yang waktu itu sedang masak nasi, segera menoleh melihat temannya. “Punya, Mas Dave.” Mendengar jawaban Ayla. Sarah seketika mengulum senyum lalu melangkah mendekat pada temannya. “Cie.. Yang akhirnya di samperin laki. Gimana? Udah lepas segel belum?” Sarah menaik turunkan kedua alisnya mengusili Ayla. “Apaan sih, Sar.” Balas Ayla tampak malu. Lalu lanjut mengerjakan memotong sayur dan tahu di meja dapur. Tak memperdulikan Sarah yang masih aja terus usil kepadanya. “Hemm.. Kalau ku lihat dari wajahmu. Tanpa kamu jawab, aku sudah bisa menebaknya. Pasti kamu belum melakukan nana nini sa

