Happy reading all.. Reading and don’t forget tap love. * * * Tok.. Tok.. Tok.. Kembali terdengar ketukan di pintu. Menahan rasa takut, Ayla perlahan-lahan mengangkat tubuhnya dari posisi berbaring. Lalu berdiri dan mengambil sapu bergagang kayu ulin yang ada di dapur. Sapu yang di buat warga desa khusus diberikan untuk kedua bidan yang sangat mereka hormati itu. ‘Jika di depan itu hantu, bakal ku bacakan doa pengusir setan. Tapi, kalau orang jahat. Akan ku pukul sampai babak belur. Tak kan ku beri ampun!’ Runtuk Ayla membatin. Kedua tangannya menggenggam kuat gagang sapu itu. Kemudian berjalan sangat pelan membawanya ke pintu depan. “Siapa?” Tanya Ayla memberanikan diri bertanya pada tamu yang ada di luar pintu rumahnya itu. Tidak ada sahutan. Keningnya mengerut, tangannya sema

