Dejavu

1084 Words

Daffa pov Setelah berpamitan tadi,aku langsung menuju kantor karena ada meeting pagi. "Aku merasa ngantuk sekali.."Ujar Daffa setelah menguap "Jang,kita mampir caffe dulu ya!" "Baik tuan.." Semalam aku tidak bisa tidur memikirkan Sifa,istriku.Ia sudah di Jakarta tapi kenapa Adam tidak membawanya menemuiku. "Sudah sampai tuan.." Ujar Ujang membuyarkan pikiranku tentang Sifa "Kamu tunggu sebentar,aku hanya membeli kopi" "Baik tuan.." Aku melangkahkan kakiku masuk ke dalam caffe,entah kenapa aku tiba-tiba merasa gelisah.Aku jalan sambil menundukan kepalaku.Rasanya dadaku sesak,jantungku berdegup kencang. Brukk... Astaga,aku jalan sambil melamun sampai aku menabrak seseorang "Ah..panas sekali.." DEG... Aku merasa tak asing dengan suara ini,kulihat seorang gadis duduk di bawah sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD