"Kalau kamu, Virghi?" tanya Alanzo. "Kalau boleh jujur, apa Ayah nggak punya calon lain lagi?" tanya Virghi terus terang. "Kalau aku bisa memilih ...." "Masalahnya kamu tidak punya pilihan lagi," ujar Alanzo dengan nada bijak. "karena Pak Helvin hanya memiliki dua orang putri." Virghi menarik napas, dia sudah bisa menduganya. "Kalau begitu terserah Ayah," kata Virghi superdatar. Levina menoleh memandang putra keduanya dengan rasa ingin tahu. "Kamu tidak ada masalah dengan tunanganmu, kan?" tanya Levine lambat-lambat. "Kalau ada, coba kamu cerita pada ibu. Siapa tahu ibu bisa bantu mencarikan jalan keluar." Giordano kini ikut memandang Virghi, ingin tahu jawaban apa yang akan dilontarkan oleh adiknya itu. "Aku kurang suka dengan sikap tunanganku," jawab Virghi blak

