Akhir Segalanya?

418 Words

Hari itu juga, Riska datang ke pengadilan ditemani oleh kedua orang tuanya. Sedangkan disana ada kedua orang tua Farhan dan juga istri pertama Farhan. Matanya mencari sosok yang selama ini dia tunggu, tapi rupanya sekali lagi tak hadir dalam persidangan. “Nak, kayaknya persidangan bakalan dibatalin, soalnya Farhan udah tanda tangan surat cerainya.” Deg Pemberitahuan dari sang mama membuat hati Riska sakit. Tapi kenapa? Bukankah ini keinginannya, berpisah dengan Farhan? “Kalau gitu, Ika pamit keluar dulu ya ma. Haus, mau beli minum. ” alibinya. Kedua orang orang tuanya mengangguk, mengizinkan. Mereka tahu, haus adalah alasan yang dibuat anaknya. Sejujurnya, Riska ingin menenangkan diri. Keputusan untuk berpisah adalah keputusan sulit. Meksipun itu yang terbaik, tetap saja jika harus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD