Aiyra Sybilla POV Takut menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan sepanjang kehamilanku ini. Sejak awal aku selalu takut apa aku bisa jadi ibu yang baik? Aku selalu takut apa aku bisa merawat bayiku nanti? Aku selalu takut apa dia tumbuh dengan baik dengan tidak? Aku selalu takut apa makananku sehat atau tidak? Dan hari ini menjadi puncak ketakutanku. Ketakutan terbesarku akan keberhasilan kehamilan ini terjadi juga. Di hari bahagia Kak Asha dan Om Iksan aku justru mengalami pendarahan hebat yang berujung pada pingsan. Aku baru tersadar sepersekian menit yang lalu. Tubuh mungilku sudah berada di ruang tindakan sebuah rumah sakit bersalin. Ada seorang dokter yang terlihat sibuk mengobservasiku. Di sampingnya ada suami tersayang yang terlihat sangat cemas. Ki

