Amirra Savannah POV “…is quite serious. You have to be more carefull.” “Sepertinya kamu harus istirahat total, Evandyo!” Dua kalimat itu terasa menggetarkan hatiku seketika. Bak petir yang menggelegar di langit Malang saat ini. Benar, kalimat itu sangat menakutkan, mengkhawatirkan dan sejuta rasa yang tak enak lainnya. Bagaimana perasaanmu jika kalimat itu terdengar di dua hari menjelang hari perlombaan? Bagaimana jika kamu disuruh berhenti ketika berbulan-bulan sudah latihan? Kecewa dan sedih seketika, bukan? Dan itu yang ia rasakan. Perasaan kecewa, sedih, dan hancur tentu langsung dirasakan oleh Mas Dyo saat ini. Itu terjadi saat dokter yang memeriksanya mengatakan bahwa kondisi cedera lengan Mas Dyo cukup parah. Kalau dipaksa, tulang di lengannya akan bergeser.

