Bab 30 Tragedi Kebun Anggur dan Pizza

3889 Words

Amirra POV             Kulangkahkan kakiku menuju kebun anggur merah dan hijau yang berada di sebelah villa. Tempat ini memang tempat impianku. Aku sangat senang berada di sini. Rasanya bisa puas makan buah-buahan seperti yang kusukai selama ini. Tanpa harus bayar dan masih segar karena bisa makan langsung dari pohonnya. Akhirnya sampai juga di kebun yang cukup luas ini. Di pintu masuk aku disambut Mas Totok, penjaga kebun. Dia tersenyum ramah sambil memberiku keranjang kayu.             Aku sendirian saja menikmati sejuknya udara dan rindang pepohonan di bawah tumbuhan anggur yang merambat. Serasa berjalan di bawah terowongan anggur. Buah anggur merahnya bergelantungan dan minta dilahap. Tanpa sadar aku tersenyum riang. Hati riang tanpa beban kali ini. Kukeluarkan ponsel dari saku untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD