Amalia Semua masa lalu yang benar-benar terlupakan perlahan kembali terputar dalam ingatan ku. Beberapa tahun yang lalu, saat Amalia kelas 7, tiga minggu setelah MOS. "Assalamu'alaikum," ucap seseorang di depan pintu. "Wa'alaikumsalam," balas kami, para siswa di kelas 7 A. Kami semua masih sibuk dengan urusan masing-masing. Aku hanya duduk di belakang kelas sendiri, sibuk dengan mendengarkan musik dengan earphone di telinga ku. Di waktu itu, kelas sedang dalam keadaan kosong. Saat itu aku sudah mulai membiasakan diri memakai jilbab, tapi masih belum benar-benar serius dan masih pakai-lepas. Di waktu tersebut, aku tak memakai jilbab ku. Orang itu adalah kak Khair, yang tak lain adalah salah satu cowo terpopuler di sekolah. Yang membuat kami keheranan waktu itu adalah di

