BAB 28

1622 Words

Pagi-pagi sekali mereka sudah berangkat menuju pasar untuk membeli stok bahan makanan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk proker mereka nantinya. Bodyguard Vanya pun mengikuti perjalanan mereka dengan menggunakan mobil lainnya di belakang. “Emang si Bapak-bapak badan gede itu bodyguard lo, Nya?” tanya Rudi. “Iya, kena why?” tanya Vanya balik. “Makin pusing deh ah sama Sultan, nggak bebas malahan, ‘kan?” Rudi mulai bertanya-tanya, nama tengahnya kan kepo, kalau nggak kepo nggak dia lah. “Ya, tadinya sih gitu, tapi makin ke sini ya biasa aja. Aku paham kan suamiku mikirin keselamatanku,” jelas Vanya. “Duh, orang kaya mah beda. Nanti kalau udah lulus bilangin sama suami lo, ya? Lamaran gue jangan lupa diterima” ucap Rudi. “Gue juga, Nya!” Bunga ikutan nimbrung. “Siap aja, tapi sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD