BAB 25

1428 Words

Malam ini tidur Aland tak tenang karena dia sudah terbiasa dengan adanya Vanya. Dia langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi istrinya, siapa tahu wanita kesayangannya itu belum tidur. Aland senang waktu istrinya langsung mengangkat panggilannya saat itu juga. “Hallo, Sayang?” sapa Aland. “Hallo, Mas. Kenapa, Mas? Malem-malem kok telepon,” tanya Vanya. “Mas gak bisa tidur, kamu di sana nggak kenapa-napa, ‘kan?” Aland bertanya balik kepada istrinya. “Nggak apa-apa kok, Mas” ujar Vanya. “Kamu udah makan, ‘kan?” lanjut Aland mencari topik pembicaraan agar bisa mendengar suara istrinya lebih lama. “Udah, Mas. Tadi habis bahas proker langsung masak. Mas udah makan, ‘kan?” timpal Vanya. “Udah. Ya udah, tidur yuk. Mas nyanyiin,” sambung Aland. “Ih, Mas emangnya bisa nyanyi?” sahut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD