Setelah cukup lama kami berjalan keluar dari hutan ini ,Akhirnya kami tiba di depan gerbang kerajaan Edgar.
"Oii kalian sudah kembali"
Teriak salah satu orang yang berada di depan gerbang kerajaan itu sambil melambaikan tangannya ke arah kami yang baru saja tiba
"Hai paman Lim"
Zerix membalas lambaian tangan orang itu dan kami pun menuju ke arahnya
"Zerix apa kau baik-baik saja bagaimana apa isu itu memang benar"
Ucap bertanya pria itu kepada Zerix sambil memeluknya
"Ya itu benar paman ,Bahkan iblis ini menyerang kami tapi sukurlah kami berhasil mengalahkannya"
Balas Zerix kepada pria itu sambil menunjukan tanduk iblis yang dia bawanya
"Owh kalian sungguh hebat, Baru beberapa bulan kalian bergabung dengan regu bug kalian sudah berhasil mengalahkan salah satu iblis"
Ucap pria itu yang terlihat bahagia saat tahu kami berhasil mengalahkan iblis ini
"Ya kami memang berhasil tapi Felix sempat terluka karena serangan iblis itu, Bahkan Aleda pun kehilangan ingatannya sekarang kerena serangan iblis"
Balas Zerix kepada pria itu sambil menggigit bibirnya yang nampak kesal atas kejadian yang baru saja dialaminya
"Sungguh! Al apa kau ingat aku?"
Ucap pria itu kepadaku dengan matanya yang melotot ,Seakan terkejut mendengar kata-kata dari Zerix
"Ahh maaf pak aku sungguh tidak ingat tentang anda"
Balas ku secara perlahan kepada pria itu
"Ya sudah Al aku perkenalkan lagi kepadamu pria ini adalah pamanku yang bernama Lim, Dia penjaga gerbang ibu kota kerajaan dan dia juga suka memberi kita makanan loh"
Ujar Zerix yang menjelaskan orang ini yang ternyata adalah pamannya dan seorang penjaga gerbang
"Ahh aku sungguh minta maaf kepadamu paman karena tak dapat mengingat anda"
Ucap ku sambil menundukan kepalaku kepada paman Lim
"Ahh tidak apa-apa Al ,yang lebih penting kau masih hidup bukan, Masalah ingatan mu yang hilang mungkin saja suatu saat akan kembali lagi"
Balas paman Lim sambil memegang pundak ku dan mencoba menenangkan ku
"Ya sudah paman kami mau pergih dulu ya untuk melapor ke serikat"
Ujar Zerix kepada pamannya
"Ya sudah silahkan kalian masuk"
Balas paman Zerix sambil membiarkan kami lewat
Saat masuk ke dalam kota aku benar-benar terkejut dengan struktur bangunan disini, Ini sangat mirip dengan yang ada di film-film fantasy yang pernah aku tonton dulu.
"Al kota ini adalah ibu kota kerajaan Edgar yang bernama Val disini pusat kekuatan umat manusia menghadapi para iblis , bisa dibilang ini adalah tempat teraman di dunia saat ini"
Ucap Nils kepadaku yang sedang takjub dengan pemandangan indah di kota ini
Sungguh ini pertama kalinya aku melihat kota seindah ini, Aku benar-benar berada di dunia novel sekarang ,Aku melihat banyak orang yang ahli sihir seperti Nils bahkan ada pula orang yang tubuhnya lebih besar dari Felix ,Namun aku masih belum melihat pria yang lebih tampan dari Zerix untuk saat ini.
Cukup lama kami berjalan menelusuri kota ini hingga akhirnya kami sampai di tempat tujuan kami
"Yahh sekarang kita sudah sampai di serikat, Sekarang ayo kita masuk"
Ucap Zerix sambil menunjuk ke arah tempat ini kepada ku
Terdengar suara lantunan musik dari luar tempat ini ,Saat aku mulai masuk terlihat seseorang dengan rambut pirangnya sedang bernyanyi di atas panggung .
Suara lagu
"Hmm Kasihku Jangan kau tinggal kan aku , Kasih ku menualah bersamaku ,hingga ajal... yang memisahkan kita ....."
Lantunan suara dari penyanyi itu membuat ku sedikit terpana olehnya
"Hai kita dimana si katanya kita mau ke serikat ko kalian malah ke bar ini si?"
Ucap ku kepada mereka bertiga,Aku keheranan karena tempat ini sungguh mirip bar di bandingkan tempat serikat yang mengurusi masalah-masalah tentang iblis
"Haha dulu juga kau terkejut saat baru sampai disini bukan ! tempat ini adalah serikat dan bar ini khusus untuk para regu agar kita tidak terlalu penat menjalankan misi kita makannya serikat membuat tempatnya mirip seperti bar"
Balas Felix kepada ku sambil tertawa melihat wajahku yang keheranan
"Ohhh wanita yang sangat aku cintai dan sayangi, Calon ibu dari benih-benih cintaku ,Kau sudah kembali Aleda ku sayang"
Tiba-tiba terdengar kata-kata itu dari pria yang bernyanyi tadi di panggung ,Membuat seluruh orang yang ada di tempat ini menoleh ke arah ku dan itu membuat diriku sedikit canggung di buat nya
Pria itu pun turun dari panggungnya dan berjalan melangkah ke arah ku
"Ohh Aleda ku sayang apa kau baik-baik saja ? sebelum kau berada di sini mataku hanya bisa melihat warna hitam dan putih, Tapi setelah kehadiran mu mataku pun kini penuh dengan warna cintaku terhadap mu"
Ucap pria musisi itu kepadaku sambil menarik tanganku dan menciuminya
Aku sedikit risih dengan sikap nya kepada ku dan gombalan-gombalan anehnya juga membuat aku ingin cepat-cepat pergih dari hadapannya
"Oi Clay hentikan "
Ucap Zerix sambil menarik kepala orang yang bernama Clay ini yang sedang menciumi tangan ku
"Kau mengganggu ku saja Zer"
Balas Clay yang nampak kesal dengan Zerix karena menghentikan aksinya kepadaku
"Hahaha hai Clay untuk saat ini jangan kau ganggu Al dulu, Dia sedang hilang ingatan"
Ucap Nils sambil tertawa melihat tingkah Clay kepadaku dan Zerix
"Sungguh! Calon ibu dari anak-anak ku ini sedang hilang ingatan"
Ucap Clay sambil melotot ke arah wajahku
"Ahh kalau begitu perkenalkan aku , Aku Clay aku adalah suami mu kita ini keluarga yang cukup berbahagia"
Lanjut Clay sambil mencoba memelukku
"Huss jangan ! Sudah hentikan Clay hentikan, Hay Al jangan kau percaya kata-kata nya ya !, Dia ini hanya seorang pengganggu"
Balas Zerix sambil menghalangi Clay yang mencoba memeluk ku
"Haa siapa yang kau bilang pengganggu !Jangan dengarkan dia Al aku sungguh beneran suami mu"
Ucap Clay sambil mencoba melepaskan dekapannya Zerix di tubuhnya
"Hahaha"
Aku hanya tertawa melihat tingkah laku Zerix dan Clay mereka pun tersenyum saat melihat aku tertawa nampaknya mereka sudah tidak khawatir lagi tentang keadaan ku ini.
Sebenar nya tanpa Zerix beritahu pun aku sudah tahu kalau Clay hanya membual soal menjadi suami ku ,Aku juga yakin Wanita ini sebelum tubuhnya ku ambil alih juga dia tidak mungkin mau menjadi istrinya Clay .
"Ya sudah ayo cepat kita keruangan ketua serikat aku ingin cepat-cepat menikmati hari ini"
Ujar Felix yang menghentikan tingkah Zerix dan Clay
"Ya sudah ayo kita masuk ke ruangan beliau , hay kau sana nyanyi lagi dasar musisi recehan"
Ujar Zerik sambil mendorong Clay untuk kembali lagi ke panggung nya.
"Awas kau ya Zer, jika ikut bernyanyi saat aku bernyanyi"
Balas Clay sambil mengarahkan kepalan tangannya ke arah Zerix
Dan kami pun mulai menuju ke ruangan tempat ketua serikat berada.