Bab 77 🍒

1450 Words

"Kenapa Om masih di sini? Aku sudah bilang, aku butuh waktu sendiri," suara Vero bergetar, berdiri mematung di depan pintu kamar hotel yang baru saja ia buka. Gavin berdiri di sana, menatap Vero dengan intensitas yang hampir membuat gadis itu kehilangan napas. Gavin tidak menjawab, melainkan melangkah maju dan menutup pintu kamar dengan tendangan pelan kakinya. "Waktu itu bisa aku kasih, tapi jarak? Jangan minta aku menjaga jarak saat kamu sedang hancur, Ver." "Tapi, kita belum selesai! Semua masalah di Jakarta, soal Astrid, soal kebohongan Om." Vero mundur hingga punggungnya membentur pintu yang tertutup rapat. "Aku tahu," ucap Gavin mendekat, memangkas jarak di antara mereka hingga nafasnya menerpa wajah Vero. "Aku nggak minta kamu lupain semuanya malam ini. Aku cuma ingin ... aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD