Bab 161

1039 Words

"Bi Minah, ini aku nggak salah dengar, kan? Mbak Astri beneran lagi bikin pempek palembang lengkap sama kuah cuko pedas manis di dapur?!" seru Vero dengan binar mata berbinar-binar, mendadak bangkit duduk dari posisi bersandarnya di sofa ruang keluarga. Bi Minah yang baru saja selesai mengelap meja kopi sampai tersenyum geleng-geleng kepala melihat antusiasme nyonya mudanya. "Iya, Nyonya... tadi pagi Mbak Astri belanja ikan tenggiri segar sama sagu. Katanya sengaja buatkan pempek khusus Nyonya karena dengar Nyonya kemarin ngidam makanan yang asam pedas gurih." "Ya ampun! Mbak Astri emang pengertian banget!" jerit Vero riang, menepuk kedua tangannya gembira. "Tolong bawakan ke sini yang banyak ya, Bi! Pempek kapal selamnya dua, pempek lenjernya tiga, terus kuah cukonya yang kental!" Ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD