Bab 57 🍒

1348 Words

Malam itu, penthouse Sudirman terasa jauh lebih sunyi. Gavin duduk di sofa ruang tengah, sementara Vero baru saja selesai bersih-bersih setelah pulang kerja. Gavin menatap punggung Vero yang lagi jalan ke dapur, tatapannya bener-bener kayak orang yang baru aja kehilangan arah hidup. "Ver, duduk sini sebentar, boleh?" tanya Gavin dengan nada yang bener-bener beda dari biasanya, bukan nada bossy, tapi nada orang yang lagi merengek. Vero muterin bola matanya sambil jalan mendekat. "Apa lagi sih, Om? Aku capek, mau istirahat." Gavin nggak jawab, dia malah narik tangan Vero pelan supaya duduk di sampingnya. "Saya cuma mau ngerasa kamu ada di sini. Dua minggu saya di London, ditambah kemarin ada kejadian penculikan itu ... saya bener-bener ngerasa gila, Ver." "Om, itu kan udah lewat. Lagia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD