Bab 116 🍒

918 Words

"Om Sayang, ponsel kamu dari tadi bergetar terus di nakas. Siapa sih yang malam-malam begini masih ngerecokin kita?" tanya Vero dengan suara serak khas baru bangun tidur, matanya mengerjap menyesuaikan cahaya lampu kamar yang temaram. Gavin langsung meletakkan ponselnya dengan layar tenggelam, lalu tersenyum menenangkan sambil mengelus rambut istrinya. "Bukan siapa-siapa, Sayang. Cuma pesan spam kantor yang nggak penting. Kamu lanjut tidur lagi ya, kelihatannya kamu masih ngantuk banget." Vero menggeleng pelan, menarik tangan suaminya agar tidak pergi jauh. "Nggak usah bohong, muka kamu kelihatan tegang banget semenjak baca pesan itu. Coba jujur sama aku, ada masalah apa lagi?" "Sungguh nggak ada apa-apa, Sayang. Semua urusan kantor sama masalah Fira udah beres, jadi kamu nggak usah o

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD