Kehidupan Vero di kantor mulai balik normal lagi. Siska dan gengnya udah nggak berani macem-macem, apalagi setelah kejadian Diana yang beneran jadi pelajaran buat siapa pun yang mau main-main sama orang di balik Vero. Vero pun mulai bisa fokus kerja tanpa harus ngerasa diawasin terus-terusan. Siang itu, pas lagi jam istirahat, Vero lagi asik nyemil di kubikelnya pas tiba-tiba Marco dateng. "Ver, ada waktu sebentar?" tanya Marco dengan muka yang agak nggak enak. Vero muterin kursi, natap Marco. "Eh, Ko. Kenapa? Tumben dateng ke kantor?" "Gue mau minta maaf soal Diana," kata Marco sambil garuk-garuk kepala. "Gue bener-bener nggak nyangka dia bakal segitunya sama lo." Vero senyum tipis. "Nggak apa-apa, Ko. Lagian gue tau itu bukan salah lo. Diana emang keras kepala dari dulu." "Iya, t

