Bab 91 🍒

1076 Words

"Kalian tidak perlu membangunkanku sedini ini, aku masih cukup kuat untuk berjalan sendiri tanpa harus dipapah," suara Kakek terdengar serak namun jenaka saat Gavin dan Vero menuntunnya keluar dari vila menuju titik pandang terbaik untuk menyaksikan matahari terbit di Oia. Gavin tertawa kecil sembari memegang lengan kakeknya dengan kokoh. "Ini bukan soal kuat atau tidak, Kek. Ini soal memastikan Kakek tidak melewatkan pemandangan paling spektakuler di Santorini hanya karena Kakek terlalu gengsi untuk dibantu." Vero yang berjalan di sisi lain ikut menimpali, "Betul kata Gavin, Kek. Lagi pula, ini kan tradisi baru kita. Melihat awal hari bersama-sama tanpa harus memikirkan jadwal bisnis atau urusan kantor." Kakek mendengus pelan, namun senyum di wajahnya tak bisa ia sembunyikan. "Tradisi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD