Bab 75 🍒

1310 Words

"Lo beneran mau ngelakuin ini, Gavin? Lo mau hancurin perusahaan keluarga gue cuma gara-gara cewek gembel itu?" suara Pak Bram menggema di koridor rumah sakit, penuh dengan amarah yang tak terkendali. Gavin berdiri tegak, tangannya terselip di saku celana dengan wajah yang tidak menunjukkan sedikit pun rasa takut. "Bukan cuma sekedar menghancurkan, Pak Bram. Saya sedang membersihkan parasit yang sudah merusak martabat orang yang saya cintai." "Parasit? Lo yang parasit di sini! Lo cuma orang luar yang dateng bawa sial!" sahut Tasya yang baru saja datang bersama Riska, wajahnya merah padam karena cemburu dan marah. Vero keluar dari ruang ICU, matanya bengkak dan suaranya terdengar parau. "Bisa nggak kalian semua berhenti teriak-teriak? Kakek lagi kritis, tapi kalian malah sibuk ngurusin p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD