Bab 87 ๐Ÿ’

942 Words

"Ver, apa menurutmu Kakek sudah benar-benar siap untuk melakukan perjalanan jauh ke pantai bulan depan? Aku tidak ingin kejadian di Surabaya terulang lagi," tanya Gavin bertanya sambil menatap Kakek yang sedang menyesap teh hangat di kursi goyangnya, wajahnya tampak lebih segar dengan rona kulit yang mulai sehat. Vero menghentikan gerakannya yang sedang melipat selimut, lalu menatap suaminya dengan senyum meyakinkan. "Kakek sudah jauh lebih kuat, Gavin. Dokter di Zurich bahkan bilang perkembangan fisioterapinya melampaui ekspektasi. Lagipula, bukankah kita akan menyewa pesawat medis lagi? Kakek tidak akan kelelahan seperti saat penerbangan biasa." Kakek terkekeh pelan, meletakkan cangkir tehnya dengan stabil. "Kalian berdua ini terlalu protektif. Aku ini bukan lagi porselen yang bisa pec

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD