Bab 112 🍒

805 Words

"Gavin, lampu rumah tiba-tiba mati total! Dan, suara ketukan itu... itu berasal dari pintu belakang!" seru Vero dengan suara bergetar hebat, jemarinya semakin erat mencengkram lengan suaminya dalam kegelapan pekat yang mencekam. "Jangan panik, tetaplah di dekatku dan jangan lepaskan peganganmu, Sayang," bisik Gavin tajam, penuh penekanan, tangannya meraba saku jasnya untuk mencari ponsel yang menyala sebagai senter darurat. "Bagaimana bisa kita nggak panik kalau orang-orang itu udah berhasil menyusup masuk sampai ke halaman belakang rumah kita, Om?! Mereka bahkan sudah melukai kepala keamanan kita!" isak Vero tertahan, berusaha menahan nafas agar tangisnya gak kedengaran sama penyusup. "Aku tahu, Sayang. Aku tidak akan membiarkan mereka menyentuhmu sedikit pun. Sembunyi di balik pilar t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD