Bab 110 🍒

842 Words

"Om Sayang, hei, pandang aku. Pesan singkat itu nggak berarti apa-apa dibandingkan dengan kenyataan bahwa kita sudah berhasil menyeret Fira ke penjara," bisik Vero lembut di tengah hiruk-pikuk lobi gedung yayasan, jemarinya menggenggam erat tangan suaminya yang mendadak terasa dingin. Gavin mengerjap perlahan, menarik pandangannya dari layar ponsel sebelum menatap manik mata istrinya yang jernih. "Aku hanya tidak ingin ancaman apa pun kembali merusak ketenangan kita, Sayabg. Setelah semua hal gila yang kita lalui di Swiss hingga Jakarta hari ini, aku sadar betapa rapuhnya kedamaian yang kita miliki kalau aku lengah sedetik saja." "Hei, dengar aku," ucap Vero menangkup kedua pipi Gavin, memaksa suaminya untuk fokus sepenuhnya pada dirinya. "Kita sudah melewati badai salju di Alpen, anca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD