"Nyam! Ugh... ini rendang daging buatan Bi Minah kenapa bisa seenak ini sih?!" seru Vero dengan kedua pipi yang sudah kembung penuh makanan, tangannya yang kanan memegang paha ayam goreng sementara tangan kirinya siap menyambar sate kambing di atas meja makan. Gavin yang duduk tepat di sampingnya hanya bisa melongo menatap tumpukan piring kosong di hadapan istrinya. "Sayang... itu kamu baru aja habis melahap dua piring nasi uduk, tiga potong martabak telur, sama semangkuk bakso urat lho. Beneran masih muat itu perut?" "Muat banget, Mas! Kan selama hamil kemarin aku banyak pantangan, terus pas melahirkan juga makanannya serba tawar!" sahut Vero antusias tanpa menghentikan kunyahannya sedikit pun. "Nyam... nyam... sekarang kan masa nifas, butuh kalori banyak buat ASI-nya Little Ezran! Jad

