"Sayang, tunggu sebentar! Kamu mau ke mana di tengah pesta megah ini?" cegat Gavin cepat, langsung melepaskan diri dari kerumunan Astrid dan beberapa kenalan masa lalunya. Gavin berlari menyusul istrinya yang sudah melangkah setengah marah menuju tepi ballroom. Vero menghentikan langkahnya, menepis pelan tangan Gavin dengan wajah cemberut namun tetap memancarkan pesona kecantikan yang luar biasa. "Lepasin, Om! Urusin aja tuh mantan istri dan para penggemar fanatik kamu yang dari tadi nempel kayak prangko. Nggak usah repot-repot nyusul aku!" "Hei, cemburu ya, Nyonya Lorenso?" goda Gavin lembut sambil tersenyum tulus, menarik pinggang istrinya agar kembali mendekat ke dalam pelukannya di hadapan para tamu. “Cemburu?” "Kamu tahu kan, dari sekian banyak wanita di ruangan ini, cuma kamu s

