Bab 108 🍒

1073 Words

"Kek! Telepon satelitnya, pastikan sambungannya tidak terputus!" bisik Gavin tajam namun penuh desakan, matanya tidak lepas dari barisan mobil hitam yang mulai merangsek masuk ke halaman bersalju chalet. "Tenang, Gavin. Sambungannya masih terhubung dengan Jaksa Agung. Mereka tidak akan berani bertindak gegabah jika jalur komunikasi darurat ini aktif," sahut Kakek dengan suara serak yang memancarkan otoritas penuh, meskipun keringat dingin mulai membasahi pelipis keriputnya. Vero merapatkan tubuhnya ke sisi Gavin, jemarinya mencengkeram erat lengan suaminya dengan napas yang memburu. "Gavin, bagaimana bisa mereka melacak lokasi kita secepat ini? Padahal alamat chalet ini disembunyikan rapat-rapat oleh tim keamanan!" "Fira... pastinya Fira yang membocorkan koordinat tempat peristirahatan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD