"Pak Gav, ini adalah kesepakatan besar yang akan menentukan nasib ekspansi yayasan kita ke wilayah Asia Tenggara. Jika Bapak tidak hadir malam ini, saya khawatir pihak investor akan merasa kurang dihargai," suara asisten pribadi Gavin terdengar ragu di ujung telepon. Gavin menghela napas panjang, menatap ke luar jendela vila yang memperlihatkan pemandangan laut yang tenang. "Aku sudah berada di sini untuk berlibur, dan kamu tahu aku sudah mendelegasikan hampir semua urusan luar ke tim Jakarta. Kenapa harus sekarang?" "Mereka baru saja mendarat di Athena dan ingin bertemu hari ini juga. Mereka bilang ini satu-satunya kesempatan sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Eropa Utara," jawab asisten itu cepat. Gavin terdiam, melirik ke arah Vero yang sedang tertidur lelap setelah seharian m

