Bab 93 🍒

972 Words

"Om Gavin? Kamu sudah bangun? Kenapa kamu tidur di sofa ruang tengah? Kamar kita kan masih hangat," suara Vero terdengar lembut namun penuh tanya saat ia menemukan suaminya tertidur dengan kemeja yang masih terpasang rapi, aroma wiski yang samar masih tertinggal di udara sekitar tempat pria itu berbaring. Gavin tersentak bangun, matanya yang lelah segera tertuju pada Vero yang kini berdiri di depannya dengan piyama longgar, tampak begitu tenang namun waspada. "Ah, Sayang ... maaf. Semalam aku pulang terlalu larut dari pertemuan dengan investor, dan aku tidak ingin membangunkanmu karena aku merasa tubuhku terlalu bau asap rokok dan alkohol." Vero mendekat, indera penciumannya menangkap bau yang tidak biasa itu dengan jelas. "Bau alkohol? Pertemuan bisnis macam apa yang sampai mengharusk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD