"Nggak! Pokoknya aku nggak setuju kalau kamu harus pergi ke Singapura besok pagi, Mas!" seru Vero tegas sambil melipat kedua tangannya di d**a, memalingkan wajahnya dari sang suami yang sedang berdiri di dekat meja rias kamar utama. Gavin menghela napas berat, melangkah pelan mendekati istrinya lalu duduk berlutut di hadapan Vero, menggenggam kedua tangan wanita itu dengan penuh kelembutan. "Sayang... dengerin aku dulu, ya? Ini pertemuan pemegang saham tahunan sekaligus penandatanganan akuisisi maskapai penerbangan. Semua investor utama cuma mau menandatangani kontrak kalau aku sendiri yang hadir sebagai Presiden Direktur Lorenso Holdings." "Tapi, Ezran masih bayi banget, Mas! Usianya baru beberapa minggu!" potong Vero dengan mata berkaca-kaca, suaranya mulai bergetar menahan luapan emo

