Bab 84 🍒

849 Words

"Om, apa kamu yakin kita harus di sini? Di ruang tengah, dengan perapian yang menyala?" suara Vero terdengar ragu, nafasnya sedikit tertahan saat punggungnya bersentuhan dengan permukaan kulit sofa yang dingin, kontras dengan suhu tubuh mereka yang mulai memanas. Gavin terkekeh pelan, tangannya sudah berada di balik helai rambut Vero, menarik wajah gadis itu lebih dekat hingga jarak di antara mereka hilang sama sekali. "Pegunungan ini milik kita, rumah ini milik kita. Siapa lagi yang akan melihat? Aku cuma ingin merasakan kamu di sini, sekarang, di bawah cahaya perapian yang membuat kulitmu terlihat begitu indah." "Kamu selalu punya cara untuk membuatku merasa ... tidak punya pilihan," ujar Vero berbisik, meski tangannya justru merangkul leher Gavin, menarik pria itu semakin mendekat. "T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD