Pagi itu, suasana di dalam penthouse mewah Sudirman bener-bener terasa jauh lebih mencekam daripada biasanya. Sinar matahari yang menembus kaca jendela raksasa tidak mampu mengusir hawa dingin yang berpusat di ruang tengah. Di atas meja makan marmer, sebuah koper besar bermerek lansiran Eropa sudah berdiri tegak, berdampingan dengan beberapa pasang berkas paspor dan dokumen bisnis penting bersampul Lorenso Holdings. Gavin berdiri di dekat koper tersebut. Penampilannya bener-bener rapi dengan setelan jas formal tiga lapis berwarna hitam pekat, namun gurat kecemasan dan frustasi di wajah tampannya bener-bener gak bisa disembunyikan. Sepasang mata elangnya memerah, bener-bener gak lepas menatap sosok Vero yang saat ini sedang duduk tenang di sofa sambil merapikan flat shoes hitamnya. G

