"Lepaskan tangan Anda dari saya, Pak Bram! Saya tidak akan membiarkan Anda menyentuh Kakek lagi, apalagi setelah apa yang kalian coba lakukan!" Vero berdiri tegak di depan pintu ruang ICU, menatap ayahnya dengan kebencian yang berkobar hebat. Pak Bram terperangah, wajahnya yang biasanya tampak berwibawa kini terlihat hancur dan berantakan. "Vero, dengarkan Papa! Ini semua kesalahpahaman. Riska hanya ingin menenangkan keadaan, dia tidak mungkin berniat jahat pada ayahnya sendiri!" "Kesalahpahaman?" Gavin melangkah maju, berdiri tepat di samping Vero, menciptakan benteng pertahanan yang tak tertembus. "Saya punya bukti rekaman suara dan video. Kalau Anda masih mencoba membela istri Anda, saya tidak segan untuk membuat Anda berurusan dengan hukum bersama mereka." Tasya yang berdiri di bela

