- 25 - [ Separate ]

2120 Words

STORY 25 - Separate *** Drake harus kembali ke kota, dengan perasaan yang belum pasti. Laki-laki itu akhirnya memutuskan untuk menemui Houven terlebih dulu. Tanpa mengabari sang ayah ataupun ibu. Dia masih terlalu lelah untuk kembali bekerja seperti biasa. Jika Nora menolaknya untuk tinggal bersama di desa, mungkin dia bisa mencari tempat tinggal lain di sini, tanpa ketahuan oleh sang ayah. Mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, laki-laki itu langsung menekan nomor Houven melalui televisi layar sentuh di dekat Drake. Ia berharap sang asisten sedang tidak bersama ayahnya sekarang. Nada dering terdengar beberapa saat, sebelum panggilan Drake diangkat cepat. “Selamat siang, dengan Houven di sini.” Suara khas laki-laki paruh baya itu terdengar jelas. Drake tersenyum tipis, “Kau se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD