76

1540 Words

Marganta kembali memikirkan tentang Iluna sekarang, ia tentu saja tidak bisa membiarkan Iluna dengan dua lelaki yang baginya begitu asing. Tidak ada pilihan lainnya sekarang, mau bagaimana pun juga ia harus bisa bertahan disini. Ia harus mendapatkan ijin dari Mama dan Papanya. Tidak dapat ijin pun ia harus tetap ada disini karena ia ingin menjaga Iluna dari jarak dekat. "Kak Marganta ga tidur tadi?" tanya Iluna kepada Marganta saat ia keluar tapi ia masih melihat Marganta disana. Marganta masih di tempat yang sama. "Ga usah banyak nanya deh. Lo laper atau Lo mau apa?" Tanya Marganta karena sekarang ia sedang dalam mode kesal kepada Noah dan Arganta. "Bukan gitu kak, aku tiba-tiba aja kepikiran mereka yang ada di Indonesia. Mereka baik-baik aja kan kak?" tanya Iluna yang membuat Marganta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD