Ashley Menabrak Kian

1068 Words

Ashley menatap Kian dari balik kemudi, matanya penuh dengan kemarahan dan kebencian yang membara. Seluruh ingatan tentang pengkhianatan dan luka yang ia alami bersama pria itu melintas di pikirannya seperti film yang menyakitkan. Ia meremas setir dengan begitu erat, hingga buku-buku jarinya memutih, seolah itulah satu-satunya cara untuk menahan luapan emosinya. Ketika mesin mobil menyala dengan suara menggelegar, Ashley menarik napas dalam-dalam. Di dalam hatinya, ada bisikan kecil yang memintanya untuk berhenti, tetapi suara amarah yang lebih keras membungkamnya. Dalam sekejap, ia menginjak pedal gas dengan penuh tenaga, membiarkan emosinya memimpin. Brak! Tubuh Kian terpental beberapa meter ke belakang, menghantam keras aspal dingin malam itu. Suara tabrakan menggema di udara yang seb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD