Bab 29. Tak menyangka

1013 Words

Daisy menarik napas sedalam mungkin. Dadanya terasa sesak. Lalu, ia tatap rumah mewah yang telah memberinya banyak kenangan masa kecil tersebut. Tak hanya kenangan masa kecilnya, tetapi juga kenangan bersama mantan kekasihnya, Evan. Rasanya tidak percaya jika semua kebahagiaan yang dulu dia rasakan kini benar-benar pergi dan hilang. Evan telah membawa kebahagiaan itu hilang bersamanya. Tak meninggalkan sedikitpun, selain rasa sakit yang sengaja ia tinggalkan di sana. Evan adalah sumber kebahagiaan Daisy. Tak masalah bagaimana sikap Melinda dan Lia, bahkan ayahnya sendiri. Selama ada Evan, duniannya akan baik-baik saja. Namun, siapa sangka, rumah yang ia anggap tempat ternyaman untuk pulang ternyata malah menjadi neraka yang paling Daisy takutkan. "Aku harus kuat," gumamnya seraya menger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD