"Lah, bukannya saya udah pesan duluan?" protes Daisy. "Maaf, Nona. Hotel kami memang sedang penuh, hanya tersisa satu kamar lain, jika Anda mau," ujar sang resepsionis. "Gimana bisa satu kamar, Mbak?" gerutu Daisy. "Emang nggak bisa diusahain buat cari kamar kosong lagi?" Iya kali, Daisy harus satu kamar dengan bossnya. "Nggak bisa, Nona," jawab sang resepsionis sambil tersenyum hangat. "Apa ada hotel lain di dekat sini?" Padahal jam sudah menuju pukul malam, Daisy sangat lelah karena seharian menyetir dari Jakarta ke Bandung dan cukup memakan waktu serta tenaga. "Ada, Nona. Tapi lumayan jauh dari sini," sahut sang resepsionis. "Ada apa?" Daniel berjalan ke arah Daisy. Sejak tadi dia menunggu gadis itu, tetapi belum juga menghampiri dirinya. "Semua kamar udah penuh, Pak. Hany

