Daisy menarik napas sedalam mungkin, ia bersyukur karena bisa selamat dari pertanyaan Yuna dan Ryandra. Lebih tepatnya mencari alasan supaya kedua sahabatnya tidak curiga. Beberapa kali wanita cantik itu menarik napas sedalam mungkin. Ia berusaha tenang, meski yang ada adalah perang antara hati dan logika. Daisy tak bisa bohong bahwa berada di dekat Daniel, seolah mampu merombak seluruh isi hatinya. Daisy juga harus mendengar banyak gosip tentang perjodohan antara Daniel dan juga Ester. Entahlah, apakah dirinya tengah cemburu? Daisy berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia sama sekali tidak berhak untuk cemburu atau marah. Bukankah sejak awal ia sudah menekankan dirinya bahwa ia sama sekali tidak boleh menaruh hati pada bos tampannya itu. Keasyikan melamun Daisy sampai tak menyadari bahw

