25

1289 Words

"Aaaa... halo, hai, aaa, ooo..." Mata Jiles bergerak-gerak, merasa terganggu mendengar suara-suara di sampingnya. Perlahan ia membuka matanya, kemudian menoleh ke sumber suara, matanya seketika membelalak, melihat seorang gadis tanpa busana, dengan rambut sangat panjang, duduk di sampingnya. Jiles sontak bangkit duduk, kemudian bergerak mundur, yang membuat gadis itu menoleh, terkejut dengan pergerakan tiba-tiba Jiles. "Kau sudah sadar?" tanya gadis itu. "Ka-kau sudah bisa bicara?" Jiles malah balik bertanya, matanya kemudian beralih ke bawah, untuk melihat bagian bawah gadis itu, rupanya sirip gadis itu telah berubah menjadi kaki. "Dimana Peter?" seru Jiles panik.               "Dia ada di sebelahmu," jawab gadis itu. Jiles menoleh, dan mendapati Peter masih dalam kondisi tidak sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD