Menjelang Syuting

1092 Words

             “Guys!” teriaknya dengan suara kencang membahana. Lamat-lamat suara keriuhan pasar Tanah Abang terdengar dari balik tembok.              Fadhil dan Rachman menoleh dengan mimik polos.              “Yes?” tanya mereka berdua dengan bersamaan.              Clarice berkacak pinggang dan kemudian melepas rok. “f**k_me_up!”              “But… I’m not handsome,” Fadhil pura-pura lugu. Padahal semua itu adalah setting-an dirinya dengan Rachman. Cara ini sejauh ini manjur membuat mereka mendapat yang mereka mau. Kini, Clarice hanya butuh satu sentuhan halus sebelum kemudian menjadi boneka s**s mereka.              “I don’t care,” Clarice bersimpuh dan kemudian merangkak mendekat. “I need fresh meat.”              “Daging segar apa?” Rachman tak kalah pandai berakting. Dalam ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD