Berenang di kolam ikan piranha sepertinya lebih baik dibanding menjadikan Mbak Sumi sebagai madu. Emoh! ORA SUDI. Apa-apaan itu si mbakyu genit sama Pak Rifat? Aku aja yang istrinya jarang genit. Bukan nggak bisa tapi nyadar diri. Sekali pun aku berusaha, tuh laki lirikannya bukan sama aku tapi FLO. Sebegini nasibnya jadi istri ban serep. Dibutuhkan hanya untuk dapat warisan. "Lu!" Aku diam karena disibukan pikiran tadi. "Lulu?" "Apa?" Sret! Kulayangkan tatapan tajam pada Pak Rifat. Aku baru ingat. Pemicu Mbak Sumi bertindak demikian pasti Pak Rifat juga. Tidak mungkin ada asap jika tidak ada api. Pasti lelaki ini bermain tebar pesona hingga Mbak Sumi salah paham ... seperti aku. Inilah alasan kenapa aku benci sama lelaki yang terlalu baik. Tapi, kalau itu Pak Rifat anehnya hatik

