Chapter 27 - 28

1254 Words

CHAPTER 27                 "Tumben si bgstman jadi gentleman." Fauzan berkecak pinggang melihat Leo yang nyatanya menggantikan aktivitas istri serta sahabat istrinya untuk mengangkat semua belanjaan ke dalam rumah.                 "Bocahman, bantu kek!" Leo mendengkus, sementara Fauzan hanya terkekeh pelan. Ia pun mulai membantu Leo memasukkan barang-barang ke dalam.                 Selesai itu, Leo dan Fauzan mengepak-ngepakkan tangannya satu sama lain sembari meregangkan otot-otot mereka.                 "Beres!" "Huh…" ujar keduanya bersamaan.                 "Bini lo ngidam?" Fauzan menggedik dengan ekspresi 'menurut lo?' "Serem amat …."                 "Syukur aja orangnya enggak serem." Fauzan menghela napas panjang.                 "Zan, bulan depan katanya reuni lagi, kemar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD