Hari ini pengenalan kampus. Setelah berkeliling-keliling kampus saatnya menuju ruang kelas. Sebelum tiba di ruang kelas, seorang dosen pendamping menjelaskan tentang setiap ruangan yang kami lewati. Termasuk juga tentang ruangan dosen program studi kami. Ketika seorang dosen muda melintas di hadapanku.
"ini dia, pak Erza, dosen mata kuliah biologi kelautan, nanti kalian pasti akan bertemu beliau. beliau ini dosen termuda. lulusan terbaik di kampus kita ini dan menjadi dosen disini. Tapi, meskipun termuda, beliau sudah punya istri dan istrinya dua pula. Jangan sampai ada yang terpincut dan jadi istri ke tiga ya.."ucap sang dosen, di sambut riuh mahasiswa baru lainnya...
si dosen biologi itu juga berlalu dari hadapan kami dengan senyum manis tanpa komentar apapun.
Diam-diam aku memperjelas penglihatanku. Seolah ingin memastikan seperti apa dosen yang masih muda tapi sudah beristri dua itu.
beliau tinggi sekali, aku harus mendongak untuk melihat wajahnya. matanya besar dan tampan, senyumnya manisssss sekali. Sepertinya, dari semua hal, senyumnya itulah yang menjerat perempuan. Pantas saja ada yang rela di madu asal berada di sampingnya.
"suny, kamu jangan terpikat ya" ucap dosen pendamping tiba-tiba menyebut namaku..
tit tit tit
dering nada sms membuyarkan ingatanku 6 bulan lalu itu.
"masuk kuliah hari ini?" sms dari pak ezra.
sejak aku menangis di hadapannya, hampir setiap hari beliau SMS untuk memastikan aku masuk kuliah atau tidak.
Lalu tiba-tiba beliau yang tak pernah lagi mengirim pesan apapun dan di kampuspun beliau tidak terlihat.
dari desas desus yang terdengar, beliau bercerai dan menceraikan kedua istrinya sekaligus. Tak ada yang tau apa sebabnya. Aku juga tidak se kepo itu untuk bertanya tentang rumah tangga orang lain yang bukan siapa-siapa.