Sparkle

1039 Words

Kim Se Woon tiba lebih dulu di cafe tempat aku pernah bekerja paruh waktu. Dia duduk dengan pesonanya sebagai seorang CEO dan tersenyum lebar saat melihatku melangkah masuk. “Bagaimana kabarmu, Ae Ri-ssi?” Se Woon menyapaku dengan kecupan di pipi. “Baik, baik. Kau sendiri tampak baik.” Se Woon menggerakkan bahunya sekali dan kami tertawa. Se Woon juga mengenal pemilik kafe ini, Bos Cho, dan menyapanya dengan sopan. Aku menatap interior yang sedikit berubah mengikuti perkembangan zaman, beberapa muda – mudi tengah mengambil gambar dengan dinding berisi tulisan penyemangat dalam bahasa Inggris. Menunggu Se Woon selesai menyapa bos Cho dan memesan makanan untuk kami. “Tidak banyak yang berubah dari kafe ini.” Se Woon kembali menempati kursinya. “Begitulah.” Aku menghembuskan napas,  meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD