Saat sekolah, aku selalu bertanya pada nenek, mengapa ayah dan ibuku tidak tinggal bersama kami. Saat itu nenek menjawab, bahwa keduanya sedang sibuk mencari uang agar aku bisa sekolah dan membeli mainan bagus. Lalu pada suatu hari, aku ingat hari itu mendekati hari keluarga. Biasanya, semua teman – teman sekolahku akan membawa foto berisi keluarga masing – masing. Lengkap, dengan ayah, ibu dan saudara kandung mereka. Hanya aku yang berfoto dengan nenek. Berdua. Karena iri, ingin juga memiliki foto bersama ayah dan ibu, aku menjual semua mainan milikku dan memberikan uangnya pada nenek. Dengan polosnya kukatakan pada nenek, “tolong katakan pada ayah dan ibu untuk kembali. Mereka tidak perlu mencari uang lagi, aku sudah menjual semuanya. Ini uang hasil penjuala n mainan – mainanku.” Alih

