**** "Bibi, tunggu dulu!" cegah Haga dengan alis bertaut satu sama lain. Pemuda itu berhasil mencekal tangan kanan Sasmita dan menariknya dengan erat. Alhasil, gadis berambut panjang dengan ekor kuda di tengah kepala tersebut sedikit terpental ke dalam pelukan Haga Hanugara. Tatapan Sasmita tertuju pada pria jangkung di hadapannya, ia mundur sejenak dan berusaha untuk menetralkan aura wajahnya yang kini memanas karena perasaan yang sama sekali tidak bisa ia jelaskan. Haga menatapnya tak kalah serius, ia masih menaut tangan gadis di hadapannya dengan harapan Sasmita tidak lagi meninggalkannya. "Kenapa memilih pergi? Jika pergi bersama maka pulang harus bersama. Aku antar kamu pulang ya?" Haga mencoba membujuk Sasmita, ia berharap bisa mengantar gadis itu pulang dengan selamat. Setidakny

